Silahkan Klik Tulisan Ini Untuk Melihat Blog Komunitas Santri Menulis

Menyoal Kodrat Sebagai Santri Putri

Malam takbir adalah momen yang ditunggu-tunggu para santri.  Tahun ini Yajri mengadakan takbir keliling di sekitar Payaman untuk memeriahkan Hari Raya esok pagi. Idul Adha 1439 H. Namun, hanya santri putra yang mengikuti takbir keliling tersebut.  Mengapa? Mengapa santri putri tak diikutsertakan? Mengapa santri putri tak diberi izin oleh pengasuh? Banyak pertanyaan yang muncul semenjak diadakan takbir keliling tahun sebelumnya.

Sudah lazimnya seorang wanita menjaga dirinya dari hal yang merusak.  Bayangkan saja jika santri putri malam itu mengikuti takbir keliling, apa yang akan terjadi? Beberapa faktor berikut yang menurut saya menjadi alasan tepat untuk menjawab pertanyaan yang dipaparkan.  

Pertama, Niat awal yang salah.  Bukan karena bermisi suci mengumandangkan takbir , namun jadinya malah lirak-lirik sana-sini membuat beberapa nadhom hilang.  Apalagi bagi santri seumuran SMP yang sedang “nakal-nakalnya”.

Faktor kedua yaitu banyaknya santri putri, fisik yang lemah, dan minimnya keamanan yang dapat dijanjikan.  Belum lagi ke-rempong-an santri putri yang se-ambrek membuat kebanyakan pihak geleng-geleng melihat kefrontalan santri putri.

Faktor ketiga yaitu mengenai presepsi masyarakat.  Apa jadinya jika masyarakat mengambil arti lain? bisa saja mereka berpresepsi buruk seperti huru-hara, mengambil kesempatan, terlalu bebas, dan lain-lain.  Tidak terfikir lagi bagaimana pesantren kita di mata mereka.

Jadi, sangat tepat sekali jika pengasuh tidak mengizinkan santri putri mengikuti takbir keliling.  Seorang wanita adalah berlian yang harus dijaga agar tidak keropos dalamnya. Agar tetap mengkilap dengan amal sholihah dan tidak seperti kerikil yang berada dipinggir jalan.  Beruntunglah lahir sebagai wanita.  Jangan menyalahkan Kodrat dan membanding-bandingkannya dengan kebebasan seorang lelaki.  Tentu berbeda, karena itu semua tidak lain untuk menjaga kita dari hal yang merusak. (KSM)

Leave a Reply

Agenda Kegiatan
Ulangan Tengah Semester

MTs ===> 17 September 2018

MA ===> 1 Oktober 2018

Jadwal Ektrakurikuler :

Jurnalistik dan Sastra

===> Putra : Selasa ===> Putri : Kamis

Kegiatan Selapanan Bukhoren Ahad Wage

===> Ahad 16 September 2018
Arsip