Dua Siswa MA Yajri Juarai KSM Kemenag Kabupaten Magelang

 

Dua orang siswa MA Yajri Payaman berhasil menjuarai Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang digelar oleh oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magelang, Sabtu (20/07/2019).

Wakil Kepala bidang Kesiswaan MA Yajri, Hasanudin mengatakan, sesuai surat keputusan yang dibacakan oleh panitia pelaksana KSM tingkat Kabupaten Magelang, Juara 1 cabang Biologi diraih oleh Zida Ulia. Sedangkan gelar Juara 1 cabang Matematika diraih oleh Akmalia Fatimah. Keduanya merupakan siswa MA Yajri Payaman.

“Kebetulan Madrasah kami, MA Yajri memang satu atap dengan jenjang sebelumnya yaitu MTs Yajri. Dan mereka berdua (Zida Ulia dan Akmalia Fatimah, red) memang sudah berprestasi sejak dari MTs, baik dalam event internal madrasah maupun antar madrasah dan sekolah, dan alhamdulillah prestasi itu masih tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan,” terang dia.

Sebagai juara 1 KSM tingkat kabupaten, otomatis Zida Ulia dan Akmalia Fatimah akan mewakili Kabupaten Magelang dalam KSM tingkat Provinsi Jawa Tengah. Selain mendapatkan piala, keduanya juga mendapatkan uang pembinaan dari panitia KSM tingkat Kabupaten Magelang. Melihat prestasi yang diraih pihak MA Yajri berencana memberikan reward atau penghargaan, tidak hanya bagi siswa – siswi yang meraih saja namun juga bagi guru pendampingnya.

“Tentunya sesuai kemampuan kami, tapi prinsip saya yang namanya memberikan penghargaan tidak mesti harus menunggu punya anggaran, dimana ada kemauan di situ ada jalan,” katanya.

Hasanudin juga menerangkan bahwa prestasi tersebut tidak diraih tanpa usaha. Berbagai macam upaya dan strategi memang disiapkan dan dilaksanakan dengan baik. Salah satunya adalah program pendampingan belajar calon peserta KSM oleh guru mapel terkait. Diakuinya, salah satu yang menjadi tantangan adalah karena setiap siswa juga termasuk santri di Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin 2, tentu mereka juga memiliki beban lebih dibandingkan siswa pada madrasah lain. Sebagai santri, meskipun sudah mendapatkan jam tambahan (les, red) mereka juga tetap harus mengikuti jadwal pesantren, baik ngaji maupun kegiatan lain.

Dia berharap, siswa MA Yajri dapat terus meraih prestasi di segala bidang, mulai dari pendidikan, olahraga bahkan seni. Selagi ada niat lalu direalisasikan dengan doa dan usaha, prestasi setinggi apa pun bukan hal yang tidak mungkin untuk diraih. (Sirojuna)

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *